Beranda / POLITIK / Profil Wanti Cahya: Dari Aktivis Sosial ke Kandidat Calon Ketua DPC PKB Aceh Jaya di Muscab 2026

Profil Wanti Cahya: Dari Aktivis Sosial ke Kandidat Calon Ketua DPC PKB Aceh Jaya di Muscab 2026

Bagikan ke :

Habaterkini.com – Aceh Jaya, Dinamika Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Jaya tahun 2026 menghadirkan satu nama yang kian menguat, Wanti Cahya, S.Pd. Politikus perempuan ini menjadi sorotan sebagai salah satu kandidat paling diperhitungkan dalam perebutan kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Aceh Jaya.

Muscab yang digelar pada Rabu (15/4) tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan Daud, Bupati Kabupaten Aceh Jaya, Safwandi, Anggota DPD RI, Tgk. Ahmada serta jajaran pengurus wilayah DPW PKB Aceh. Forum ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi partai di tingkat kabupaten.

Profil dan Latar Belakang

Wanti Cahya lahir di Meutara, Aceh Jaya, pada 1 Januari 1988. Ia dikenal sebagai figur yang memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Beralamat di Dusun Chik Dirandang, Desa Meutara, Kecamatan Jaya, ia tumbuh dan besar dalam lingkungan yang lekat dengan kehidupan sosial masyarakat.

Dari sisi pendidikan, Wanti menempuh jenjang akademik secara bertahap hingga meraih gelar Sarjana (S1) dari Universitas Serambi Mekkah pada tahun 2013. Sebelumnya, ia mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri 11 Jaya (lulus 2000), SMP Negeri 1 Jaya (2003), dan SMTI Banda Aceh (2006).

Selain pendidikan formal, Wanti juga aktif dalam berbagai kegiatan non-formal dan organisasi kepemudaan, di antaranya Pemuda Lamno Jaya, komunitas gowes, serta Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Cabang Aceh Jaya.

Karier Politik dan Pengkaderan

Wanti Cahya resmi bergabung dengan PKB pada tahun 2015. Sejak saat itu, karier politiknya berkembang cukup pesat. Ia dipercaya mengemban sejumlah posisi strategis, di antaranya:

Wakil Sekretaris DPW PKB Aceh

Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Aceh Jaya

Ketua Perempuan Bangsa DPW PKB Aceh

Dalam aspek pengkaderan, Wanti juga aktif mengikuti berbagai program internal partai, seperti Sekolah Pemimpin Perubahan (2024), Pendidikan Kader Loyalis (2025), hingga Workshop Perempuan Bangsa (2025). Ia juga tercatat pernah mengikuti kegiatan Gerakan Nasional Cak Imin pada 2019, yang menjadi bagian dari penguatan ideologi dan jaringan politik di tubuh PKB.

Kiprah Sosial dan Kedekatan dengan MasyarakatDi luar aktivitas politik, Wanti dikenal luas sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia kerap terlibat langsung dalam membantu keluarga fakir miskin, memberikan dukungan pada kegiatan masyarakat, serta berpartisipasi dalam berbagai agenda keagamaan di Aceh Jaya.

Konsistensinya dalam kerja-kerja sosial ini dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong elektabilitas dan penerimaan publik terhadap dirinya. Sejumlah kader dan tokoh masyarakat menilai Wanti sebagai figur yang tidak hanya hadir saat momentum politik, tetapi juga dalam keseharian warga.

Menguat di Bursa Ketua DPC

Dengan rekam jejak tersebut, dukungan terhadap Wanti Cahya dalam Muscab PKB Aceh Jaya terus mengalir. Ia dinilai mampu membawa pendekatan baru dalam kepemimpinan partai, terutama dalam memperkuat basis akar rumput dan memperluas jaringan sosial-politik.

Persaingan dalam Muscab diperkirakan berlangsung dinamis, namun tetap dalam semangat konsolidasi internal. Jika terpilih, Wanti diharapkan dapat mengakselerasi kinerja partai, memperkuat soliditas kader, serta meningkatkan peran PKB dalam pembangunan daerah.

Muscab PKB Aceh Jaya tahun ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi penentu arah strategis partai ke depan dan nama Wanti Cahya kini berada di garis depan dalam kontestasi tersebut. Saat ini, Wanti Cahaya masih aktif sebagai anggota DPRK Aceh Jaya. (Htc)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *