Habaterkini.com – Aceh Utara, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan Muhammad Adam, M.Ed sebagai Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Aceh Utara periode 2026–2031.
Penetapan tersebut diumumkan setelah Muhammad Adam dinyatakan lulus dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diselenggarakan DPP PKB sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi partai di seluruh Indonesia.
Hasil UKK diumumkan secara daring melalui Zoom Meeting yang terhubung langsung dengan kantor DPP PKB di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Agenda tersebut diikuti oleh jajaran pengurus DPC PKB Aceh Utara, para Ketua DPAC, serta peserta UKK dari berbagai tingkatan kepengurusan.
Terpilihnya Muhammad Adam yang juga dikenal sebagai staf ahli Anggota DPR RI H. Ruslan Daud dinilai menjadi sinyal kuat kepercayaan DPP PKB terhadap kapasitas kepemimpinannya dalam mengonsolidasikan kekuatan partai, memperluas basis dukungan masyarakat, serta memperkuat posisi PKB sebagai kekuatan politik yang dekat dengan rakyat.
Dalam proses UKK, DPP PKB menekankan pentingnya menghadirkan kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan mampu menjawab tantangan politik yang semakin kompleks. Selain memahami ideologi serta arah perjuangan partai, seorang pemimpin juga dituntut mampu melahirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan mandat baru tersebut, DPC PKB Aceh Utara segera memasuki tahap penyusunan struktur kepengurusan periode 2026–2031. Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi internal untuk memperkuat mesin organisasi sekaligus mempersiapkan partai menghadapi berbagai agenda politik strategis pada masa mendatang.
Muhammad Adam menegaskan bahwa dirinya akan bergerak cepat membangun soliditas organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu menghadirkan kerja-kerja politik yang produktif, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kepercayaan yang diberikan DPP PKB merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata. Kami ingin PKB semakin hadir di tengah masyarakat, menjadi rumah perjuangan rakyat, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh Utara secara lebih kuat dan terukur,” ujar Muhammad Adam, kepada wartawan, Kamis (11/6).
Ia juga menekankan bahwa penguatan kaderisasi, konsolidasi struktur partai, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat akan menjadi fokus utama kepengurusannya selama lima tahun ke depan.
Dengan kepemimpinan baru ini, PKB Aceh Utara diharapkan mampu tampil lebih progresif, memperkuat basis elektoral, serta menjadi salah satu kekuatan politik yang berpengaruh dalam mengawal pembangunan dan kepentingan masyarakat Aceh Utara.(Htc)
Sumber : aspost.id











