Habaterkini.com – Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Jaya kembali mencatat prestasi di tingkat Provinsi Aceh. Pemerintah Aceh menetapkan Aceh Jaya sebagai kabupaten terbaik dalam Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026, sehingga berhak mewakili Aceh pada ajang PPD tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Penetapan tersebut tercantum dalam surat resmi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Nomor 000.7/187 tentang Penyampaian Hasil Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah Kabupaten dan Kota Provinsi Aceh Tahun 2026.
Dalam surat yang ditujukan kepada Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas itu dijelaskan bahwa Pemerintah Aceh melalui Bappeda Aceh telah melakukan penilaian dokumen perencanaan pembangunan daerah kabupaten/kota tahun 2026. Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai Provinsi melalui aplikasi PPD Bappenas pada periode 21 Mei hingga 2 Juni 2026.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Aceh Jaya ditetapkan sebagai wakil kategori kabupaten, sementara Kota Langsa ditetapkan sebagai wakil kategori kota untuk mengikuti tahapan penilaian PPD tingkat nasional.
Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menyambut baik capaian tersebut dan menyebutnya sebagai hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, terpilihnya Kabupaten Aceh Jaya sebagai wakil Provinsi Aceh dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional Tahun 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi seluruh masyarakat Aceh Jaya. Capaian ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, DPRK, dunia usaha, hingga partisipasi masyarakat,” ujar Safwandi.
Ia menambahkan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang inovatif, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh dan tim penilai yang telah memberikan kepercayaan kepada Aceh Jaya untuk mewakili Aceh di tingkat nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang inovatif, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Safwandi juga menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kemajuan tata kelola pembangunan di Aceh Jaya.
“Terpilihnya Aceh Jaya sebagai kabupaten terbaik di Provinsi Aceh dalam Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 membuktikan bahwa daerah yang pernah dilanda bencana besar ini mampu bangkit dan terus bertransformasi melalui perencanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan. Kami akan menjadikan capaian ini sebagai energi baru untuk terus bekerja dan menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga berharap dukungan seluruh masyarakat Aceh Jaya agar daerah tersebut dapat meraih hasil terbaik pada penilaian tingkat nasional mendatang.
Penghargaan Pembangunan Daerah merupakan program tahunan pemerintah pusat yang bertujuan memberikan apresiasi kepada daerah yang dinilai berhasil menyusun perencanaan dan melaksanakan pembangunan secara efektif, serta menghadirkan inovasi dan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan terpilihnya sebagai wakil Provinsi Aceh, Aceh Jaya kini bersiap menghadapi tahapan penilaian tingkat nasional yang akan melibatkan tim penilai dari Bappenas.(Htc)











