Beranda / DAERAH / Huntap Korban Banjir Lhokseumawe Dibangun di Dua Lokasi, Total 66 Unit

Huntap Korban Banjir Lhokseumawe Dibangun di Dua Lokasi, Total 66 Unit

Bagikan ke :

HabaTerkini.com – LHOKSEUMAWE, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan membangun hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di dua lokasi dengan total 66 unit rumah.

Lokasi pertama berada di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, dengan luas lahan sekitar empat hektare. Di lokasi ini akan dibangun 56 unit huntap yang diperuntukkan bagi korban banjir yang selama ini masih menempati hunian sementara (huntara) di kawasan Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu.

Sementara itu, lokasi kedua berada di Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, di atas lahan seluas sekitar dua hektare.

Sebanyak 10 unit huntap akan dibangun di lokasi tersebut untuk warga terdampak banjir yang masih tinggal di huntara kawasan Kandang, Kecamatan Muara Dua.

Sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan, tim Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera I melakukan peninjauan ke kedua lokasi pada Sabtu (4/7/2026).

Peninjauan yang didampingi tim Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe itu diawali di Gampong Padang Sakti, kemudian dilanjutkan ke Gampong Cut Mamplam.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lahan, kesesuaian lokasi, serta kelengkapan data teknis sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan huntap.

Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, H Said Bachtiar ST MT, Rabu (8/7/2026), mengatakan Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong percepatan pembangunan huntap bagi masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, peninjauan yang dilakukan tim BP3KP Sumatera I merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan sebelum pembangunan dilaksanakan.

“Kami mengapresiasi kehadiran Tim BP3KP Sumatera I yang telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Kami berharap hasil peninjauan ini dapat segera ditindaklanjuti ke tahap perencanaan teknis hingga pelaksanaan pembangunan, sehingga pembangunan hunian tetap dapat segera direalisasikan. Pemerintah Kota Lhokseumawe siap memberikan dukungan penuh agar seluruh proses berjalan lancar,” ujar Said Bachtiar.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan huntap sangat dinantikan masyarakat, terutama warga terdampak banjir yang hingga kini masih menempati huntara.

Dengan terealisasinya pembangunan tersebut, masyarakat diharapkan segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman sehingga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Said juga optimistis sinergi antara pemerintah pusat melalui BP3KP Sumatera I dan Pemerintah Kota Lhokseumawe akan mempercepat terwujudnya pembangunan huntap sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.(Htc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *