HabaTerkini.com, LHOKSEUMAWE — Sebanyak 47 calon keuchik terpilih dalam Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) serentak di Kota Lhokseumawe resmi ditetapkan oleh Peutuha Peut gampong masing-masing. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahapan pembuatan Surat Keputusan (SK) oleh Wali Kota Lhokseumawe menjelang hari pelantikan.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) menggelar Pilchiksung serentak pada tahun 2026 ini. Pemilihan tersebut diikuti oleh 47 gampong dari total 68 gampong yang tersebar di wilayah Kota Lhokseumawe.
Plt Kepala DPMG Kota Lhokseumawe, Safriadi, S.STP, M.S.M, menyatakan bahwa seluruh tahapan pencoblosan telah berjalan dengan sukses dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Para kandidat peraih suara terbanyak pun sudah mengantongi status sebagai keuchik terpilih.
“Berkas penetapan keuchik terpilih oleh Peutuha Peut juga sudah dikirim ke kami melalui camat masing-masing,” ujar Safriadi kepada Wartawan, Selasa (29/9/2026).
Ia menambahkan, tahapan saat ini difokuskan pada penyusunan SK pengangkatan yang nantinya akan ditandatangani langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe. Jika tidak ada perubahan alur agenda, jadwal pelantikan para keuchik baru ini direncanakan berlangsung pada 9 Oktober 2026.
Kental Nuansa Adat dan Dihadiri Pemangku Adat
Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini direncanakan dipimpin langsung oleh Peutua Poe Malaka di bawah kepemimpinan Wali Kota Sayuti Abubakar. Menariknya, seluruh rangkaian acara pelantikan yang bertempat di Halaman Kantor Wali Kota ini akan dikemas dengan nuansa adat Aceh yang kental.
“Semua pemangku adat kita undang menghadiri pelantikan ini secara langsung, baik dari kalangan unsur Kemukiman, Keujruen Blang, Imum Chik (Tengku Raja Mesjid), Panglima Laot, dan berbagai unsur terkait lainnya. Kami merancangnya bernuansa adat Aceh,” kata Safriadi.
Terkait aturan pakaian, seluruh peserta yang hadir diwajibkan mengenakan pakaian adat Aceh. Secara khusus, para keuchik terpilih wajib memakai Pakaian Dinas Umum (PDU), sedangkan para ibu keuchik akan mengenakan busana Dheun Bungong Sagoe yang menggambarkan warna dan motif khas Kota Lhokseumawe.
Sebelum resmi dilantik, para pemimpin gampong yang baru ini dijadwalkan akan menjalani prosesi peusijuek (tepung tawar) terlebih dahulu oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat. Rangkaian acara seremonial ini akan dimulai sejak pagi hari, sekira pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
“Bapak Wali Kota bertugas melantik, sedangkan MPU yang mendoakan dan melakukan peusijuek semua pemimpin gampong tersebut. Pastinya serangkaian acara akan berlangsung meriah,” pungkas Safriadi.(Htc)





















