Habaterkini.com – Banda Aceh, Dalam rangka menyambut HUT ke-821 Kota Banda Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui RSUD Meuraxa menggelar bakti sosial Sunatan Massal Gratis di Poliklinik Al Zaitun, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan bertajuk “Road to Banda Aceh 821” itu diikuti lebih dari 100 anak dari berbagai gampong di ibu kota Provinsi Aceh.
Pelaksanaan sunatan massal melibatkan tim medis RSUD Meuraxa yang bekerja sama dengan tim dokter dari RSU Zainal Abidin. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, aman, dan nyaman bagi para peserta.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan prosesi peusijuk serta menyerahkan bingkisan kepada perwakilan anak yang akan menjalani sirkumsisi.
Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa peringatan hari jadi kota tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum menghadirkan pelayanan nyata yang langsung menyentuh masyarakat.
“Peringatan hari jadi bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi memastikan pemerintah hari ini benar-benar hadir untuk rakyatnya. Kehadiran itu kita wujudkan melalui kegiatan seperti sunatan massal yang kita laksanakan hari ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan bulan Ramadan memberi makna lebih mendalam. Ramadan menjadi waktu untuk memperkuat empati, berbagi, dan solidaritas sosial. “Maka kegiatan ini bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari ibadah sosial,” kata Illiza.
Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh ingin memastikan setiap anak tumbuh sehat, kuat, dan terlayani tanpa ada yang tertinggal. Ia juga berharap dedikasi tenaga medis dalam kegiatan tersebut menjadi amal jariyah.
“Kita ingin memastikan anak-anak Banda Aceh tumbuh sehat dan terlayani dengan baik. Semoga setiap pelayanan tenaga medis dicatat sebagai amal jariyah,” ujarnya seraya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para orang tua.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kota Banda Aceh Jalaluddin, Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesra Bachtiar, Asisten Administrasi Umum M.Nurdin, Kepala Dinas Kesehatan Wahyudi, Plt Direktur RSUD Meuraxa Taufik Wahyudi, serta sejumlah pejabat lainnya.(Htc)




















