habaterkini.com – Aceh Besar, Munawar AR, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pemilihan Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Sabang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Besar.
Kali ini politisi muda PKB tersebut melihat langsung ruas jalan batas Banda Aceh – Blang Bintang yang tergenang air dan menganggu lalu lintas masyarakat, Jumat (9/1/2026) sore.
Ia melakukan kunjungan setelah menerima aduan oleh masyarakat via akun TikTok Lapor Ngohwan.
Dalam kunjungannya ia meninjau sejumlah infrastruktur jalan yang rusak akibat intensitas hujan tinggi.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat ada sejumlah ruas jalan provinsi yang tergenang dan sejumlah lubang besar yang sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar pria yang akrap disapa Ngohwan.

Dalam kunjungannya, Ngohwan di dampingi oleh Kepala UPTD Jalan & Jembatan Wilayah 1 PUPR Aceh Ir Zainuddin ST MT, Kepala Dinas PU Aceh Besar Syahrial beserta para Kabid, Sekcam Krueng Barona Jaya Cut Lisa Fitriani, SSTP, M.Si. Ketua Forum Keuchik KBJ Yasir, tokoh masyarakat setempat Jumadil Firdaus dan Nasrullah yang juga Sekretaris PW IPNU Aceh.
Sebagai informasi bahwa penyelenggaraan jalan itu ada kewenangannya, yaitu kewenangan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.
Untuk ruas dari Simpang 7 Ulee Kareng – Cot Iri – Peukan Ateuk – Blang Bintang merupakan ruas jalan provinsi.
“Kerusakan ini sudah kami sampaikan juga ke Pihak Dinas PUPR Aceh.
Karena jalannya akses utama masyarakat dan wilayah padat penduduk. Kita kordinasi dengan Dinas PUPR Aceh selaku penyelenggara ruas jalan ini agar bisa ditangani segera,” ujar Munawar AR yang juga Ketua Fraksi PKB di DPRA.
Ngohwan berharap dukungan semua pihak, karena setelah ditinjau ternyata menemukan fakta di lapangan sepanjang ruas jalan yang tergenang air tidak ada drainase.
Sedangkan badan jalan yang tergenang terus rusak akhirnya meninggalkan lubang berbahaya bagi pengguna jalan.
“Jika tidak ditangani segera akan memakan korban lebih banyak. Saya akan kordinasi dengan Dinas PUPR Aceh agar bisa ditangani dengan anggaran pemeliharaan rutin ruas jalan provinsi,” harap Ngohwan.
Sistem drainase yang tidak optimal
Kepala UPTD Jalan & Jembatan Wilayah 1 PUPR Aceh Ir Zainuddin ST MT mengatakan, kunjungan ke ruas jalan batas Banda Aceh – Blang Bintang ini adalah tindak lanjut dari laporan masyarakat dan arahan pimpinan serta pantauan langsung terkait kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di ruas jalan ini.
Seperti yang dapat disaksikan bersama, kondisi kerusakan jalan yang parah, ditambah dengan adanya genangan air yang signifikan akibat curah hujan, sangat mengganggu mobilitas warga dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi lokal.
“Kami di UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah 1, di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, sangat memahami keluhan dan keresahan masyarakat. Kami berkomitmen penuh untuk segera mengatasi persoalan ini,” ujar Zainuddin.

Dikatakan Zainuddin, melalui peninjauan bersama Ketua Fraksi PKB di DPRA, Munawar AR dan unsur muspika daerah hari ini, ia berharap adanya sinergi yang kuat dalam pengalokasian anggaran prioritas untuk perbaikan ruas jalan ini.
“Kami telah mengidentifikasi akar masalahnya, termasuk sistem drainase yang tidak optimal.
Langkah cepat yang akan kami ambil dalam waktu dekat adalah penanganan sementara untuk mengurangi genangan air dan memastikan aksesibilitas tetap terbuka, sembari mempersiapkan langkah perbaikan permanen yang kompresif,” ujarnya.
Ia juga memohon dukungan dari DPRA dan Muspika agar proses perbaikan dapat berjalan lancar dan cepat terealisasi.
“Terima kasih atas perhatian dan kerja sama semua pihak. Insya Allah dengan kolaborasi ini, kita dapat segera mengembalikan fungsi jalan ini demi kesejahteraan masyarakat Aceh Besar,” ujar Zainuddin.(Htc)






