Beranda / DAERAH / Pilah Sampah, Warga di Lhokseumawe Bakal Diupah Pakai Koin Emas

Pilah Sampah, Warga di Lhokseumawe Bakal Diupah Pakai Koin Emas

Bagikan ke :

Habaterkini.com – Lhokseumawe, Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menjanjikan koin emas atau mini gold kepada masyarakat yang memilah sampah. Namun, upah tersebut bakal disesuaikan dengan jumlah barang dan nilai tertentu.

“Yang lakukan pemilahan sampah akan diberikan upah melalui koin emas tentunya sesuai dengan jumlah barang dan nilai tertentu, dan lama-lama bisa menjadi berapa mayam,” kata Sayuti Abubakar kepada awak media, Selasa, (10/2/2026).

Sayuti menyebutkan sampah tersebut nantinya diambil oleh Koperasi Broh-Broh, yang bakal berhubungan dengan Tempat Pembuangan Sampah.

“Mekanismenya seperti apa? Nanti akan diatur terlebih dahulu karena ini baru dimulai,” sebut Sayuti.

Sayuti mengatakan Pemerintah Kota Lhokseumawe telah meresmikan program pengolahan sampah di TPA Desa Alue Liem, Kecamatan Blang Mangat, menjadi bahan bakar minyak berupa bensin, solar, minyak tanah, batako, hingga plastik, untuk mendorong terwujudnya konsep Zero Waste di daerah setempat.

Dalam program “Broh Jeut Keu Peng” tersebut anggaran yang dialokasikan berkisar Rp 6,6 miliar untuk mesin. Diharapkan program ini dapat dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menciptakan lapangan pekerjaan.

Program “Broh Jeut Keu Peng” merupakan sampah yang didaur ulang menghasilkan batako, trash bag ataupun kantong plastik, bensin, solar, dan minyak tanah.

“Program ini memang program unggulan kami yaitu saat maju menjadi wali kota, dan alhamdulillah hari ini sudah kita rasakan. Ini bentuk barangnya sudah ada, tinggal mekanismenya saja,” imbuhnya.(Htc)

Sumber : ajnn.net

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *