Habaterkini.com – Lhokseumawe, Komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pasca banjir dan longsor di Lhokseumawe kembali ditegaskan.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turun langsung menyerahkan bantuan sekaligus berbuka puasa bersama ratusan anak yatim di Masjid Agung Islamic Center, Jumat (20/2/2026).
Kunjungan tersebut disambut Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar bersama unsur Forkopimda Lhokseumawe yang menilai kehadiran Mendagri menjadi sinyal kuat dukungan pusat terhadap daerah yang tengah menghadapi masa pemulihan.
Menurut Sayuti, arus bantuan yang diterima Lhokseumawe baik dari kementerian maupun pemerintah daerah lain tidak lepas dari koordinasi dan fasilitasi Kementerian Dalam Negeri. Ia menyebut percepatan distribusi logistik kepada warga terdampak dapat terlaksana lebih efektif berkat sinergi lintas pemerintahan.
“Kehadiran Bapak Menteri bukan sekadar kunjungan seremonial. Ini bentuk keberpihakan nyata pemerintah pusat terhadap masyarakat Lhokseumawe,” ujar Sayuti.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menyerahkan paket bantuan berupa perlengkapan ibadah serta kebutuhan sandang bagi korban terdampak. Bantuan mencakup pakaian dewasa dan anak-anak, jilbab, jaket, hingga rompi anak.
Pemerintah berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban warga sembari menunggu proses rehabilitasi dan normalisasi infrastruktur rampung.
Di hadapan Mendagri, Pemko Lhokseumawe juga menyinggung rencana pengembalian Dana Transfer ke Daerah (TKD) Aceh. Sebagian alokasi tersebut, kata Sayuti, akan diarahkan untuk melanjutkan pembangunan Masjid Agung Islamic Center yang belum tuntas sejak dimulai pada 2001, agar dapat difungsikan optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Suasana buka puasa berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Mendagri Tito dan jajaran pemerintah daerah menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga serta menyapa anak-anak yatim sebelum waktu berbuka.
Dalam sambutannya, Tito mengajak seluruh elemen tetap solid menghadapi masa sulit. “Di balik setiap kesulitan selalu ada kekuatan kebersamaan. Pemerintah pusat dan daerah harus berjalan seirama agar pemulihan berlangsung cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat. Rangkaian acara ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe.(Htc)




















