Habaterkini.com – Banda Aceh, Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan Daud atau yang akrab disapa HRD, mengajak seluruh kader dan keluarga besar PKB Aceh untuk merapatkan barisan serta membuka diri kepada seluruh elemen masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam Malam Ta’arufan dan Silaturahmi Pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026–2031 yang digelar di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Minggu (15/2/2026) malam.
“Mari kita membuka diri kepada teman-teman, saudara-saudara kita, mulai detik ini, mulai malam ini, mulai waktu ini, di saat kita telah keluar dari ruangan ini,” kata HRD.
Dalam kesempatan itu, ia juga menginstruksikan seluruh keluarga besar PKB Aceh untuk aktif merangkul berbagai tokoh dan elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat, agar bergabung dan bersama-sama membesarkan partai.
“Pada malam ini, saya mengajak, mengimbau, memohon, dan juga menginstruksikan kepada seluruh keluarga besar PKB yang hadir, pemangku kepentingan di seluruh Provinsi Aceh. Ayo sama-sama kita mengajak teman-teman kita, saudara-saudara kita, dan juga tokoh-tokoh kita, baik tokoh agama, tokoh adat, maupun tokoh-tokoh lainnya,” ujarnya.
“Sehingga untuk bisa merapatkan barisan, untuk bisa kita ajak dalam satu keluarga besar, sehingga bisa tercapai niat kita ataupun komitmen kita,” lanjutnya.
Lebih lanjut, HRD menyebutkan malam ta’arufan tersebut merupakan silaturahmi perdana setelah dirinya menerima amanah sebagai Ketua DPW PKB Aceh. Ia menegaskan pentingnya membangun kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita partai.
“Malam ini kita silaturahmi perdana selepas kami mendapatkan amanah baru, yaitu menjadi Ketua DPW PKB Provinsi Aceh. Sebenarnya kami ini akan dikukuhkan pada 31 Maret. Tetapi saya berinisiatif, sebelum hari H ada baiknya kita membuat pra-kegiatan, karena kita belum saling kenal,” ujar Ruslan.
Menurutnya, kepengurusan periode 2026–2031 diisi kombinasi pengurus lama dan baru dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Karena itu, momentum tatap muka dinilai penting agar kerja-kerja politik ke depan dapat dijalankan secara solid.
“Jadi pada malam ini kita kumpul, mulai dari pantai timur sampai ke barat. Bisa kita katakan ini adalah se-Provinsi Aceh. Malam ini saling tatap muka, saling bersilaturahmi, sehingga kerja-kerja politik ke depan ini bisa kami jalankan bersama-sama,” ungkapnya.
Selain konsolidasi internal, HRD juga menegaskan komitmen “politik kehadiran” di tengah masyarakat, terutama dalam situasi musibah yang tengah dihadapi sebagian wilayah Aceh.
Ia meminta para kader untuk hadir dan berperan dalam meringankan beban masyarakat yang hingga kini belum sepenuhnya pulih pascadilanda bencana.
“Kami akan terus berkomitmen untuk politik kehadiran di tengah-tengah masyarakat kami. Apa yang bisa kami dorong, apa yang bisa kami ajak, apa yang bisa kami bawa untuk meringankan beban masyarakat kita dari Dapil 2 ataupun Dapil 1 dan secara umum di Provinsi Aceh,” jelasnya.(Htc)




















