Beranda / DAERAH / Banjir Rendam 81 Rumah di Aceh Besar, Longsor Tutupi Jalan Akses Wisata Mata Ie–Lhoknga

Banjir Rendam 81 Rumah di Aceh Besar, Longsor Tutupi Jalan Akses Wisata Mata Ie–Lhoknga

Bagikan ke :

habaterkini.com – Aceh Besar, Banjir genangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar akibat hujan yang mengguyur sejak Minggu (4/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mencatat sebanyak 81 rumah di Komplek Villa Buana, Kecamatan Darul Imarah, terdampak banjir.

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar, banjir tersebut berdampak pada 81 kepala keluarga (KK) dengan total 336 jiwa.

“Banjir genangan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, dan merendam puluhan rumah warga di Komplek Villa Buana,” demikian keterangan resmi Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar dalam laporan yang diterima, Senin (5/1/2026) malam.

Selain di Komplek Villa Buana, banjir genangan juga dilaporkan terjadi di Gampong Lam Bheu, Kecamatan Darul Imarah, akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

Tak hanya banjir, BPBD Aceh Besar juga menerima laporan longsor tebing Gunung Gle Taron yang menutupi badan jalan lintas Mata Ie–Lhoknga. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju kawasan wisata, sehingga longsor sempat mengganggu mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Namun demikian, seiring kondisi cuaca pada Senin (5/1/2026) yang terpantau cerah berawan dan tanpa hujan, genangan air di lokasi terdampak dilaporkan telah surut.

Meski kondisi berangsur membaik, BPBD Aceh Besar tetap mengimbau masyarakat untuk waspada. Berdasarkan informasi dari BMKG, potensi hujan masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Warga di daerah rawan banjir genangan diharapkan bergotong royong membersihkan saluran air agar drainase berfungsi optimal. Masyarakat di sekitar daerah aliran sungai diminta memantau intensitas hujan dan tinggi muka air, sementara pengguna jalan di wilayah rawan longsor agar selalu berhati-hati,” imbau BPBD Aceh Besar.

BPBD Aceh Besar menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan siap mengambil langkah penanganan lanjutan apabila kondisi cuaca kembali memburuk. (Htc)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *