Beranda / DAERAH / Aceh Barat Alokasi Rp2 miliar Permudah Pembangunan Sekolah Rakyat Tahun ini

Aceh Barat Alokasi Rp2 miliar Permudah Pembangunan Sekolah Rakyat Tahun ini

Bagikan ke :

Habaterkini.com – Aceh Barat, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk mendukung pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan di bangun pada tahap kedua di Agustus.

“Alokasi dana Rp2 miliar ini sudah termasuk dalam hal penyiapan tata ruang, pembangunan jalan masuk, pembersihan lahan dan sejumlah kebutuhan teknis lainnya untuk penyiapan lahan yang akan dibangun tahap kedua pada tahun ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat, DR Kurdi kepada wartawan di Meulaboh, Rabu, (21/1/2026).

Ia mengatakan setelah kunjungan Tim PPK 2 Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia ke Aceh Barat pada Minggu (18/1) lalu yang melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan tahap II Sekolah Rakyat di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan semua kesiapan lahan pembangunan sekolah rakyat saat ini telah selesai, sehingga nantinya dapat meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

Rencana pembangunan tahap dua Sekolah Rakyat di Kabupaten Aceh Barat berlokasi di Desa Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo, dengan luas lahan mencapai 7,5 hektare.

Lokasi ini dinilai strategis dan memenuhi aspek teknis pendukung pembangunan fasilitas pendidikan.

DR Kurdi mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan tindak lanjut dari Inpres Nomor 8 tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Ia mengatakan, terdapat dua hal yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terkait dengan pembangunan SR setelah peninjauan lokasi yang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PU pada Minggu (18/1) lalu.

Pertama terkait dengan administrasi seperti tata ruang, sertifikat tanah, dokumen lingkungan dan sebagainya itu sudah diselesaikan.

Sedangkan secara teknis masih diperlukan peninggian atau timbunan di lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Aceh Barat.

Berdasarkan hasil pengecekan ke lokasi dan setelah dilakukan pembersihan lahan, di lokasi tersebut juga memerlukan penimbunan sekitar 40-60 sentimeter, sehingga pemerintah harus melakukan penimbunan kembali.

Sebagai upaya memudahkan penimbunan lokasi, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggandeng pihak swasta dalam hal ini perusahaan perkebunan dan perusahaan tambang, untuk bersama-sama membantu penimbunan di lokasi Sekolah Rakyat secara bergotong-royong.

“Karena (Sekolah Rakyat) ini Proyek Strategis Nasional (PSN) maka kita ingin ada kontribusi dari pihak swasta sehingga penanganan ini menjadi kolaborasi yang kuat,” katanya.

Nantinya pihak swasta yang berkontribusi dapat langsung membawa truk tanahnya ke lokasi dan disana sudah ada alat berat yang siap bekerja.

“Alhamdulillah pihak perusahaan menyambut baik hal ini dan mereka berniat untuk membantu PSN Sekolah Rakyat di Aceh Barat,” demikian Kurdi.(Htc)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *