HabaTerkini.com, ACEH UTARA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh, Marlina Usman, mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh Utara untuk menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Samudera Pasai sebagai momentum krusial untuk bangkit dan meraih kembali kejayaan.
Pesan optimisme tersebut disampaikan oleh perempuan yang akrab disapa Kak Na ini usai menghadiri malam puncak peringatan HUT Kabupaten Aceh Utara ke-800 yang berlangsung meriah di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara pada Senin (7/9/2026).
“Selamat memperingati HUT ke-800. Kami mengajak seluruh masyarakat Samudera Pasai untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana meneguhkan tekad dan semangat untuk bangkit dan kembali berjaya,” ujar Kak Na.
Ia tidak menampik bahwa berbagai ujian dan bencana yang menimpa sempat memberikan pukulan berat bagi daerah. Kendati demikian, Kak Na menekankan bahwa keterpurukan tidak boleh memadamkan api semangat untuk melangkah maju.
“Benar bahwa bencana membuat kita terpukul dan jatuh, sakit, kehilangan, terpuruk semua jadi satu. Namun semangat untuk bangkit tak boleh hilang. Percayalah, di setiap kesulitan pasti ada hikmah yang bisa kita ambil sebagai pembelajaran,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kak Na mengimbau masyarakat Aceh Utara untuk terus mengawal dan mendukung penuh program pemulihan yang tengah digulirkan oleh pemerintah di semua tingkatan. Ia mengingatkan bahwa proses rekonstruksi dan pemulihan daerah membutuhkan sinergi serta kesabaran dari seluruh pihak.
“Dukung dengan sekuat tenaga, kritik dengan hati. Kita tentu ingin semuanya kembali seperti semula. Namun, tentu itu semua butuh proses dan kerja-kerja pemulihan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, kami berharap masyarakat tetap bersabar,” tutur Kak Na.
Di tempat yang sama, Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang telah memadati lokasi acara. Pria yang akrab disapa Ayah Wa ini juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan agenda pemulihan di kabupaten yang dipimpinnya.
Puncak peringatan sejarah ini berlangsung khidmat sekaligus semarak. Acara turut dihadiri oleh Ketua DPR Aceh Zulfadli, jajaran bupati dan wali kota se-Aceh, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga setempat.
Kemeriahan semakin terasa dengan adanya defile dari berbagai kecamatan dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Utara, yang diiringi oleh gemuruh tabuhan 50 Rapa’i Pasee serta alunan musik tradisional Serune Kalee.
Selain itu, momen bersejarah ini juga ditandai dengan peluncuran Kartu ATM Bank Aceh Syariah edisi khusus “Aceh Utara Bangkit”, yang diserahkan secara simbolis kepada Bupati Ismail A Jalil sebagai lambang dimulainya babak baru kebangkitan ekonomi dan sosial daerah.(Htc)





















